Kembali

Lifestyle

Hobi Makan Gorengan Setiap Hari? Waspada Risiko Serius Ini!

Makan gorengan setiap hari bisa memicu obesitas, penyakit jantung, diabetes, dan kanker. Gunakan air fryer, minyak sehat, dan jangan memanaskan minyak terlalu panas.

Admin Madura FM 15 Jun 2026 - 4 menit baca
Hobi Makan Gorengan Setiap Hari? Waspada Risiko Serius Ini!
Artikel pilihan redaksi On Air
Lifestyle Madura FM 102.1

Makan gorengan setiap hari bisa memicu obesitas, penyakit jantung, diabetes, dan kanker. Gunakan air fryer, minyak sehat, dan jangan memanaskan minyak terlalu panas.

Gorengan memang jadi camilan favorit banyak orang Indonesia. Rasanya gurih, renyah, dan cocok banget jadi teman minum kopi atau teh, apalagi saat santai. Tapi di balik rasanya yang enak, ternyata makan gorengan terlalu sering juga bisa berdampak buruk bagi kesehatan, loh.

Kalau dikonsumsi setiap hari dalam jumlah berlebihan, gorengan bisa meningkatkan risiko berbagai penyakit serius, mulai dari obesitas sampai kanker. Nah, berikut beberapa bahaya yang bisa terjadi kalau kamu terlalu sering makan gorengan.

Bahaya Makan Gorengan Setiap hari

1. Memicu Penyakit Jantung

Gorengan mengandung lemak trans yang bisa meningkatkan kolesterol jahat (LDL) dan menurunkan kolesterol baik (HDL). Kondisi ini dapat menyebabkan penyumbatan pembuluh darah dan meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke, hingga serangan jantung.

2. Menyebabkan Obesitas

Makan gorengan setiap hari juga bisa meningkatkan berat badan cepat naik. Karena, makanan yang digoreng biasanya tinggi kalori dan lemak. Jika terus dikonsumsi tanpa diimbangi pola hidup sehat, lemak akan menumpuk di tubuh dan lama-kelamaan akan menyebabkan obesitas.

Selain itu, kandungan lemak trans pada gorengan juga dapat memengaruhi hormon yang mengatur rasa lapar, sehingga nafsu makan jadi meningkat.

3. Meningkatkan resiko terkena diabetes tipe 2

Makanan gorengan, apalagi yang memakai tepung, biasanya mengandung banyak kalori, karbohidrat, dan lemak tidak sehat. Hal ini dapat memicu kenaikan berat badan dan meningkatkan risiko terkena diabetes tipe 2.

4. Meningkatkan Resiko Kanker

Menggoreng makanan dengan suhu terlalu tinggi dapat menghasilkan zat bernama akrilamida. Zat ini diketahui dapat meningkatkan risiko kanker, termasuk kanker usus.

Selain itu, penggunaan minyak goreng berulang kali juga bisa menghasilkan senyawa karsinogenik yang berbahaya bagi tubuh dan dapat memicu kanker.

Cara Menghindari Bahaya Makan gorengan

Tenang, buat kamu pecinta gorengan bukan berarti harus berhenti total, kok. Kamu tetap bisa menikmati gorengan dengan cara yang lebih sehat. Dengan mengubah beberapa kebiasaan kecil, risiko buruk dari gorengan bisa dikurangi tanpa harus kehilangan makanan favoritmu.

Ganti Dengan Minyak yang lebih sehat

Coba gunakan minyak yang lebih baik untuk kesehatan, seperti minyak zaitun, minyak kelapa, atau minyak alpukat. Jenis minyak ini dianggap lebih baik dibanding minyak goreng biasa karena mengandung lemak yang lebih sehat untuk tubuh.

Selain itu, penting juga untuk tidak menggunakan minyak secara berulang kali. Minyak bekas yang dipakai terus-menerus bisa berubah menjadi zat berbahaya yang dapat meningkatkan risiko penyakit.

Ganti cara memasak

Kalau ingin tetap menikmati makanan renyah tanpa terlalu banyak minyak, kamu bisa mencoba menggunakan air fryer atau oven. Cara ini bisa membantu mengurangi kandungan lemak pada makanan karena hanya membutuhkan sedikit minyak, bahkan ada yang tanpa minyak sama sekali.

Selain lebih sehat, rasa makanan juga tetap enak dan cocok buat kamu yang sedang mulai menjaga pola makan.

Hindari memanaskan minyak terlalu lama

Saat menggoreng, perhatikan suhu minyak yang digunakan. Minyak yang terlalu panas sampai mengeluarkan asap dapat menghasilkan zat berbahaya bagi tubuh. Sebaliknya, kalau minyak terlalu dingin, makanan akan menyerap lebih banyak minyak dan membuat kandungan lemaknya semakin tinggi.

Oleh karena itu, gunakan suhu yang pas agar makanan matang dengan baik dan tidak terlalu berminyak.

Kurangi pemakaian tepung dan gula

Makanan gorengan yang menggunakan banyak tepung atau gula berisiko menghasilkan senyawa akrilamida saat dimasak pada suhu tinggi. Senyawa ini diketahui kurang baik bagi kesehatan jika dikonsumsi terlalu sering.

Kamu bisa mulai mengurangi penggunaan tepung berlebihan atau memilih bahan makanan yang lebih alami agar gorengan jadi sedikit lebih aman untuk dikonsumsi.

Gorengan memang sulit untuk ditolak karena rasanya yang gurih dan nikmat. Namun, jika dikonsumsi terlalu sering setiap hari, makanan ini bisa meningkatkan risiko berbagai masalah kesehatan, mulai dari obesitas, diabetes, penyakit jantung, hingga kanker.

Bukan berarti kamu harus berhenti makan gorengan sepenuhnya, tetapi cobalah untuk lebih bijak dalam mengonsumsinya. Mulai kurangi porsinya, gunakan cara memasak yang lebih sehat, dan imbangi dengan pola hidup sehat agar tubuh tetap terjaga.

Ingat, menjaga kesehatan sejak sekarang jauh lebih baik daripada harus menyesal di kemudian hari. Jadi, sesekali makan gorengan boleh saja, asal jangan berlebihan, ya!