Kembali

News

Keselamatan Pasien Jadi Prioritas, RSUDMA Sumenep Perkuat Sistem Pengawasan Berbasis Data

RSUD dr. H. Moh. Anwar (RSUDMA) Sumenep memperkuat sistem validasi data guna meningkatkan keselamatan pasien dan kualitas pelayanan kesehatan. Direktur RSUDMA, dr. Erliyati, menegaskan data yang akurat menjadi dasar penting dalam pengambilan keputusan klinis, pencegahan kesalahan medis, pengendalian infeksi, serta pengawasan penggunaan obat dan alat kesehatan.

Admin Madura FM 19 Jun 2026 - 2 menit baca
Keselamatan Pasien Jadi Prioritas, RSUDMA Sumenep Perkuat Sistem Pengawasan Berbasis Data
Artikel pilihan redaksi On Air
News Madura FM 102.1

RSUD dr. H. Moh. Anwar (RSUDMA) Sumenep memperkuat sistem validasi data guna meningkatkan keselamatan pasien dan kualitas pelayanan kesehatan. Direktur RSUDMA, dr. Erliyati, menegaskan data yang akurat menjadi dasar penting dalam pengambilan keputusan klinis, pencegahan kesalahan medis, pengendalian infeksi, serta pengawasan penggunaan obat dan alat kesehatan.

MADURA FM - Keselamatan pasien terus menjadi fokus utama pelayanan di RSUD dr. H. Moh. Anwar (RSUDMA) Sumenep (19/6). Untuk memastikan setiap layanan medis berjalan sesuai standar, rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Sumenep tersebut memperkuat sistem pengawasan berbasis data yang akurat dan terverifikasi.

Upaya tersebut dilakukan sebagai bagian dari komitmen RSUDMA dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang aman, profesional, dan berkualitas bagi masyarakat.

Direktur RSUDMA Sumenep, dr. Erliyati, mengatakan bahwa akurasi data memiliki peran penting dalam mendukung setiap keputusan medis yang diambil tenaga kesehatan. Karena itu, rumah sakit terus memperkuat mekanisme validasi data di seluruh lini pelayanan.

“Rumah sakit modern tidak lagi hanya bertumpu pada kecepatan layanan, tetapi harus berdiri di atas ketepatan data sebagai dasar setiap keputusan klinis,” ujarnya.

Menurutnya, data yang valid menjadi instrumen utama dalam menjaga mutu pelayanan sekaligus mengurangi potensi terjadinya kesalahan medis. Mulai dari proses pendaftaran pasien, pelayanan rawat inap, tindakan operasi hingga pemberian obat, seluruh tahapan harus didukung oleh sistem pencatatan yang akurat.

Sebagai bentuk implementasi komitmen tersebut, RSUDMA menggelar Pelatihan Validasi Data yang melibatkan berbagai unsur pelayanan rumah sakit. Kegiatan itu bertujuan meningkatkan pemahaman petugas terhadap pentingnya pengelolaan data yang tepat dan terstandar.

Selain memperkuat sistem administrasi, rumah sakit juga terus meningkatkan pengawasan terhadap sejumlah aspek yang berkaitan langsung dengan keselamatan pasien. Di antaranya validasi rekam medis, identifikasi pasien, pencegahan infeksi terkait pelayanan kesehatan, hingga pengawasan penggunaan obat-obatan berisiko tinggi.

Tidak hanya itu, RSUDMA juga memastikan seluruh peralatan medis yang digunakan dalam pelayanan tetap berada dalam kondisi optimal melalui proses kalibrasi dan pengujian secara berkala.

Dr. Erliyati menegaskan bahwa penguatan sistem validasi data bukan sekadar kebutuhan administratif, melainkan bagian penting dari strategi rumah sakit dalam menciptakan layanan yang aman dan terpercaya.

“Tanpa validasi yang kuat, risiko kesalahan medis, infeksi rumah sakit, hingga kejadian tidak diharapkan bisa meningkat dan berdampak langsung pada keselamatan pasien,” tegasnya.

Melalui berbagai langkah tersebut, RSUDMA Sumenep berharap dapat terus meningkatkan kualitas layanan kesehatan sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat yang memanfaatkan layanan rumah sakit.