Kembali

News

Evakuasi KMP Mutiara Sentosa 2 Terus Berlangsung, 5 Korban Meninggal dan Ratusan Penumpang Berhasil Diselamatkan

Tim SAR gabungan terus mengevakuasi korban kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 di perairan utara Sumenep. Hingga Senin dini hari, 231 orang berhasil diselamatkan dan 5 korban meninggal dunia. Operasi melibatkan berbagai instansi untuk mengevakuasi korban, memberikan perawatan medis, serta memverifikasi data penumpang sesuai manifes kapal.

Admin Madura FM 03 Aug 2026 - 3 menit baca
Evakuasi KMP Mutiara Sentosa 2 Terus Berlangsung, 5 Korban Meninggal dan Ratusan Penumpang Berhasil Diselamatkan
Artikel pilihan redaksi On Air
News Madura FM 102.1

Tim SAR gabungan terus mengevakuasi korban kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 di perairan utara Sumenep. Hingga Senin dini hari, 231 orang berhasil diselamatkan dan 5 korban meninggal dunia. Operasi melibatkan berbagai instansi untuk mengevakuasi korban, memberikan perawatan medis, serta memverifikasi data penumpang sesuai manifes kapal.

MADURA FM – Tim SAR gabungan terus melakukan evakuasi terhadap penumpang dan anak buah kapal (ABK) KMP Mutiara Sentosa 2 yang mengalami kebakaran di perairan utara Kabupaten Sumenep, Madura, Minggu (2/8). Hingga Senin (3/8) dini hari, ratusan korban berhasil dievakuasi, sementara 5 orang dipastikan meninggal dunia.

Kepala Kantor SAR Surabaya, Nanang Sigit, mengatakan operasi penyelamatan masih berlangsung karena masih terdapat penumpang yang belum dievakuasi dari lokasi kejadian.

"Update evakuasi pukul 21.00 WIB, selamat 231 orang, meninggal dunia lima orang, total 236 orang," ujar Nanang.

KMP Mutiara Sentosa 2 diketahui berlayar dari Surabaya menuju Makassar dengan mengangkut 232 penumpang dan 39 anak buah kapal. Selain membawa ratusan orang, kapal tersebut juga mengangkut berbagai jenis kendaraan, terdiri atas 15 sepeda motor, 25 mobil, 140 truk, serta 1 unit alat berat.

1. Korban Dievakuasi ke Surabaya dan Sumenep

Dalam proses penyelamatan, kapal bantuan Meratus Pematang Siantar membawa rombongan korban menuju Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya. Sebanyak 111 penumpang selamat bersama dua jenazah tiba di pelabuhan pada Senin dini hari.

Setibanya di darat, para korban langsung menjalani pendataan oleh petugas gabungan sebelum mendapatkan pemeriksaan kesehatan. Sejumlah korban yang membutuhkan penanganan medis lebih lanjut segera dirujuk ke rumah sakit.

"Sebanyak 111 korban selamat kami dahulukan untuk turun dari kapal. Setelah itu mereka dibawa ke Terminal Gapura Surya Nusantara untuk menjalani pendataan oleh petugas gabungan," kata Nanang.

Sementara itu, dua jenazah yang ikut dievakuasi diperiksa lebih dahulu oleh Tim Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Jawa Timur sebelum diberangkatkan ke RS Bhayangkara HS Samsoeri Mertojoso Surabaya.

Di waktu yang hampir bersamaan, KN SAR 249 Permadi juga merapat di Pelabuhan Kalianget, Sumenep, dengan membawa sembilan korban yang sebelumnya dievakuasi menggunakan kapal SC Aila XVII.

4 korban dari rombongan tersebut dirujuk ke RS Garam Sumenep untuk mendapatkan perawatan medis, sedangkan 5 korban lainnya melanjutkan perjalanan menuju Surabaya melalui jalur darat.

2. Operasi Penyelamatan Libatkan Puluhan Unsur

Tim SAR gabungan masih terus memverifikasi data seluruh korban yang berhasil dievakuasi melalui kapal-kapal yang terlibat dalam operasi penyelamatan. Selain kapal SAR, sejumlah kapal niaga yang berada di sekitar lokasi turut membantu proses evakuasi penumpang dari kapal yang terbakar.

Operasi tersebut melibatkan berbagai instansi, mulai dari Kantor SAR Kelas A Surabaya, KSOP Tanjung Perak dan Kalianget, Ditpolairud Polda Jawa Timur, Polres Sumenep, BPBD, Koarmada II, hingga sejumlah kapal yang kebetulan melintas di sekitar lokasi kejadian.

Hingga Senin dini hari, beberapa kapal yang membawa korban masih dalam perjalanan menuju Surabaya, di antaranya KM Ferindo 1, Selaras Mas, serta KRI Nala.

3. Kapal Hampir Hangus Terbakar

Nanang menjelaskan, laporan pertama mengenai kebakaran diterima Kantor SAR Surabaya dari Syahbandar Tanjung Perak sekitar pukul 08.24 WIB. Tak lama berselang, operator kapal, PT Atosim Lampung Pelayaran, turut mengonfirmasi insiden tersebut kepada petugas.

Berdasarkan hasil komunikasi dengan kapal Meratus Project 3 yang berada di sekitar lokasi, posisi KMP Mutiara Sentosa 2 berada sekitar 19 mil laut di utara Pulau Buruan, Kecamatan Sapudi, saat kebakaran terjadi.

"Kondisi kapal hampir terbakar habis dan penumpang kapal berada di anjungan dan haluan," ujar Nanang.

Proses pencarian dan evakuasi terhadap seluruh penumpang maupun ABK masih terus dilakukan. Petugas gabungan berupaya memastikan seluruh korban dapat ditemukan sekaligus melakukan pendataan secara menyeluruh agar jumlah penumpang yang berhasil dievakuasi sesuai dengan manifes kapal.