News
UNIBA Madura Gelar Upacara HUT ke-81 RI, Tekankan Semangat dan Bangga Menjadi Masyarakat Madura
UNIBA Madura menggelar upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI sekaligus menyambut mahasiswa baru, Senin (17/8/2026). Dalam amanatnya, Achsanul Qosasi mengajak generasi muda menjaga nilai perjuangan melalui disiplin, tanggung jawab, kepedulian, dan gotong royong. Ia juga menekankan pentingnya mencintai Madura serta bangga menjadi bagian dari masyarakat Madura.
UNIBA Madura menggelar upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI sekaligus menyambut mahasiswa baru, Senin (17/8/2026). Dalam amanatnya, Achsanul Qosasi mengajak generasi muda menjaga nilai perjuangan melalui disiplin, tanggung jawab, kepedulian, dan gotong royong. Ia juga menekankan pentingnya mencintai Madura serta bangga menjadi bagian dari masyarakat Madura.
MADURA FM - Universitas KH. Bahaudin Mudhary (UNIBA) Madura menggelar upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8/2026). Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 06.00 WIB tersebut digelar di halaman Gedung Daramista UNIBA Madura. Upacara ini tidak hanya menjadi bagian dari peringatan Detik-Detik Proklamasi, tetapi juga dirangkaikan dengan penyambutan mahasiswa baru UNIBA Madura tahun akademik 2026.
Ketua Yayasan Qudsiyah, Prof. Dr. Ir. H. Achsanul Qosasi, S.E., M.M., CSFA., CFrA., CGCAE., bertindak sebagai inspektur upacara. Sementara posisi komandan upacara dipercayakan kepada Rafi Pratama Horri Saputra, mahasiswa Prodi Informatika angkatan 2022. Adapun komandan pasukan dalam upacara tersebut adalah Mohammad Mahrus dari Program Studi Akuntansi angkatan 2023.
Dalam amanatnya, Achsanul Qosasi mengajak seluruh peserta untuk memaknai peringatan kemerdekaan tidak sebatas kegiatan seremonial tahunan. Ia menekankan pentingnya mengingat kembali perjalanan panjang bangsa Indonesia, termasuk perjuangan, pengorbanan, serta doa para pejuang dan ulama yang turut berperan penting dalam kemerdekaan Indonesia.
Menurutnya, generasi saat ini memiliki tanggung jawab untuk menjaga nilai-nilai yang telah diwariskan oleh para pendahulu.
“Tugas kita sebagai generasi adalah mempertahankannya dengan sikap disiplin, tanggung jawab, saling menghargai, peduli dan gotong royong,” ujar Achsanul dalam amanatnya.
Pesan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa mempertahankan kemerdekaan tidak selalu dilakukan melalui perjuangan fisik. Dalam kehidupan saat ini, nilai-nilai tersebut dapat diwujudkan melalui perilaku dan kontribusi positif di tengah masyarakat.
Selain itu, Achsanul juga menyoroti posisi Madura sebagai bagian penting dari Indonesia. Ia mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk melihat Madura secara lebih luas dan tidak terjebak pada pandangan sempit maupun stereotip mengenai masyarakat Madura yang hanya dianggap keras, dsb.
Menurutnya, kecintaan terhadap Madura perlu ditunjukkan melalui tindakan nyata, termasuk membangun kebersamaan dan menjaga kedisiplinan. Pesan untuk mencintai Madura dan bangga menjadi bagian dari masyarakat Madura menjadi salah satu penekanan dalam amanat tersebut. Ia juga mengingatkan bahwa karakter masyarakat Madura dapat terus diperkuat melalui nilai kebersamaan, kepedulian, tanggung jawab, serta semangat gotong royong.