News
Jembatan Palu III Ditutup Usai Gempa M 6,7, Pemkot Prioritaskan Keselamatan Pengguna Jalan
Jembatan Palu III ditutup sementara setelah gempa magnitudo 6,7 mengguncang Palu dan menyebabkan keretakan pada beberapa sambungan jembatan. Pemerintah Kota Palu mengutamakan keselamatan masyarakat dengan mengalihkan arus lalu lintas ke jalur alternatif sambil menunggu hasil pemeriksaan teknis untuk memastikan kondisi jembatan aman digunakan kembali.
Jembatan Palu III ditutup sementara setelah gempa magnitudo 6,7 mengguncang Palu dan menyebabkan keretakan pada beberapa sambungan jembatan. Pemerintah Kota Palu mengutamakan keselamatan masyarakat dengan mengalihkan arus lalu lintas ke jalur alternatif sambil menunggu hasil pemeriksaan teknis untuk memastikan kondisi jembatan aman digunakan kembali.
Palu (MADURA FM) – Aktivitas lalu lintas di Jembatan Palu III, Kota Palu, Sulawesi Tengah, dihentikan sementara setelah gempa bumi magnitudo 6,7 mengguncang wilayah tersebut pada Selasa (16/6). Keputusan penutupan diambil menyusul temuan kerusakan pada sejumlah bagian jembatan yang dikhawatirkan dapat membahayakan pengguna jalan.
Jembatan yang menjadi salah satu penghubung utama antarwilayah di Kota Palu itu langsung ditutup beberapa saat setelah tim pemerintah daerah melakukan pengecekan awal pascagempa. Pemerintah Kota Palu memilih mengambil langkah antisipatif sembari menunggu hasil pemeriksaan lebih rinci terhadap kondisi struktur bangunan.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Palu, Trinso Yunianto, mengatakan penutupan dilakukan berdasarkan instruksi pemerintah daerah setelah ditemukan sejumlah masalah pada bagian jembatan.
"Penutupan sementara akses berdasarkan instruksi kepala daerah, terjadi beberapa kendala pada bagian jembatan setelah diguncang gempa," kata Trinso.
Menurutnya, langkah tersebut bukan berarti jembatan mengalami kerusakan berat, namun merupakan upaya pencegahan agar tidak muncul risiko yang lebih besar bagi masyarakat yang melintas. Pemerintah ingin memastikan seluruh elemen konstruksi berada dalam kondisi aman sebelum kembali dibuka untuk umum.
Trinso menegaskan keselamatan warga menjadi pertimbangan utama dalam pengambilan keputusan tersebut. Karena itu, pemerintah bersama aparat kepolisian langsung melakukan rekayasa lalu lintas dan mengalihkan kendaraan ke jalur alternatif yang tersedia.
"Ini sebagai langkah antisipasi untuk memberikan rasa aman dan keselamatan kepada masyarakat pasca-gempa," ujarnya.
Berdasarkan hasil pemantauan awal, kerusakan terlihat pada beberapa bagian sambungan jembatan yang mengalami retakan setelah diguncang gempa. Temuan itu membuat pemerintah daerah memutuskan untuk tidak mengambil risiko dengan tetap membuka akses kendaraan seperti biasa.
Selama proses pemeriksaan berlangsung, arus kendaraan dari kawasan Jalan Kimaja dialihkan menuju Jalan Rajamoili dan sejumlah ruas jalan lainnya. Sementara pengguna jalan yang hendak menuju wilayah Palu Barat diarahkan memanfaatkan Jembatan Palu IV. Adapun akses menuju kawasan timur kota dapat ditempuh melalui Jembatan Palu I.
Selain berdampak pada Jembatan Palu III, gempa magnitudo 6,7 yang berpusat di wilayah tenggara Palu juga dilaporkan menyebabkan kerusakan pada sejumlah infrastruktur lain di Sulawesi Tengah. Beberapa bangunan mengalami kerusakan, sementara akses jalan di sejumlah wilayah dilaporkan retak dan sulit dilalui.
Penutupan Jembatan Palu III juga memicu penyesuaian mobilitas warga karena jembatan tersebut baru kembali beroperasi dengan sistem dua arah sejak awal Juni 2026. Kini, aktivitas transportasi harus dialihkan sementara hingga hasil evaluasi teknis menyatakan kondisi jembatan benar-benar aman untuk digunakan kembali.
Di sisi lain, pemerintah daerah mengimbau masyarakat untuk mengikuti arahan petugas yang berjaga di lapangan dan menggunakan jalur alternatif yang telah ditentukan. Trinso menyebut koordinasi terus dilakukan dengan pemerintah kota guna memastikan distribusi lalu lintas tetap berjalan lancar selama masa penutupan.
"Saya juga koordinasi sama wali kota, intinya sementara itu dialihkan alur," ucap Trisno.
Hingga Selasa sore, tim teknis masih melakukan pemeriksaan terhadap kondisi Jembatan Palu III untuk memastikan tingkat kerusakan yang terjadi akibat gempa. Pemerintah Kota Palu belum menetapkan batas waktu penutupan dan akan membuka kembali akses jembatan setelah hasil evaluasi menyatakan konstruksi aman dilalui kendaraan.