News
Satriani Wisata Buka Cabang di Sumenep, Tawarkan Umrah Plus Aqsa dengan Promo hingga Rp. 2,5 Juta
Satriani Wisata resmi membuka cabang pertama di Madura, Sumenep, dengan menawarkan paket umrah reguler serta umrah plus Masjidil Aqsa. Dalam masa pembukaan hingga 18 Agustus 2026, tersedia promo hingga Rp2,5 juta. Kemenag Sumenep juga mengingatkan masyarakat mewaspadai penipuan berkedok percepatan keberangkatan haji.
Satriani Wisata resmi membuka cabang pertama di Madura, Sumenep, dengan menawarkan paket umrah reguler serta umrah plus Masjidil Aqsa. Dalam masa pembukaan hingga 18 Agustus 2026, tersedia promo hingga Rp2,5 juta. Kemenag Sumenep juga mengingatkan masyarakat mewaspadai penipuan berkedok percepatan keberangkatan haji.
MADURA FM – Masyarakat Madura kini memiliki pilihan baru untuk perjalanan ibadah umrah. Satriani Wisata resmi membuka cabang pertamanya di Pulau Madura yang berlokasi di Jalan Dr. Cipto Nomor 30 Kolor, Sumenep, Minggu (9/8/2026).
Kehadiran cabang baru ini sekaligus membawa layanan umrah plus Masjidil Aqsa, yang disebut menjadi layanan pertama dengan konsep tersebut di Pulau Madura.
Pembukaan cabang Satriani Wisata di bawah PT Satriani Mandiri Putra tersebut dihadiri puluhan masyarakat serta sejumlah tokoh, di antaranya Kepala Kantor Haji dan Umrah Kabupaten Sumenep KH Ahmad Halimy, S.E., M.Pd.I., Kepala Cabang Satriani Wisata Madura H. Agus Suryawan, dan Direktur Utama Satriani Wisata Drs. H. Edy Hamdi SA, M.Pd.
1. Bukan untuk Berebut Pasar Travel di Madura
Kepala Cabang Satriani Wisata Madura, H. Agus Suryawan, menegaskan pembukaan cabang di Sumenep tidak diarahkan untuk menjadi pesaing biro perjalanan yang sudah lebih dulu melayani masyarakat.
Menurut pria yang akrab disapa Wawan tersebut, Satriani Wisata justru ingin melengkapi pilihan masyarakat Madura, terutama bagi calon jamaah yang menginginkan perjalanan umrah sekaligus mengunjungi Masjidil Aqsa.
“Saya akan merasa sangat bersalah jika tidak menghadirkan Satriani Wisata ini di Madura. Saya merasakan sendiri bagaimana luar biasanya pelayanan dan pendampingan dari Satriani Wisata sebelum akhirnya memutuskan membuka cabang di sini,” ujar Wawan.
Ia memastikan pelayanan kepada jamaah akan dilakukan secara profesional, mulai dari proses persiapan hingga pendampingan selama perjalanan ibadah.
Wawan juga mengajak masyarakat yang memiliki keinginan mengunjungi Masjidil Aqsa agar tidak ragu mengikuti program tersebut. Ia menilai perjalanan ke tempat suci tersebut dapat menjadi bagian dari napak tilas sunnah Nabi dengan pendampingan yang memadai.
2. Ada Promo Khusus hingga 18 Agustus 2026
Untuk menarik minat masyarakat pada masa pembukaan cabang, Satriani Wisata Madura memberikan program potongan harga bagi pendaftar hingga 18 Agustus 2026.
Promo tersebut terbagi dalam beberapa kategori.
Untuk paket umrah reguler, calon jamaah mendapatkan potongan harga sebesar Rp1,5 juta.
Sementara itu, peserta umrah plus Aqsa dan Aqsa Tour memperoleh potongan dari dua pihak. Cabang Madura memberikan diskon Rp1 juta, sedangkan kantor pusat Satriani Wisata memberikan tambahan potongan Rp1,5 juta.
Dengan demikian, total potongan untuk program umrah plus Aqsa dan Aqsa Tour mencapai Rp2,5 juta.
Promo tersebut menjadi salah satu program awal yang ditawarkan menyusul beroperasinya cabang Satriani Wisata di Pulau Madura.
3. Kemenag Ingatkan Warga Waspadai Iming-Iming Haji Cepat
Sementara itu, Kepala Kantor Haji dan Umrah Kabupaten Sumenep, KH Ahmad Halimy, mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap informasi terkait perjalanan haji, khususnya kabar mengenai percepatan keberangkatan.
Ia menegaskan informasi mengenai adanya program yang menjanjikan percepatan keberangkatan haji tidak benar dan berpotensi dimanfaatkan pihak tertentu untuk menipu calon jamaah.
“Informasi percepatan pemberangkatan haji itu tidak benar. Itu hanya iming-iming penipuan,” tegas KH Ahmad Halimy.
Ia menyatakan pihaknya akan terus melakukan pendampingan dan pengawasan terhadap biro perjalanan haji dan umrah yang beroperasi di wilayah Sumenep.
Menurutnya, kehadiran biro perjalanan yang memiliki pengalaman panjang diharapkan dapat ikut menjaga kepercayaan masyarakat dalam memilih layanan perjalanan ibadah.
4. Berawal dari 1994, Satriani Wisata Perluas Layanan ke Madura
Direktur Utama Satriani Wisata, Drs. H. Edy Hamdi SA, M.Pd., mengatakan perjalanan biro tersebut telah dimulai sejak 1994. Pendirian Satriani Wisata, menurutnya, berawal dari saran Abdurrahman Wahid atau Gus Dur.
Seiring perjalanan waktu, Satriani Wisata terus mengembangkan layanan perjalanan religi dan secara rutin memberangkatkan jamaah menuju Masjidil Aqsa.
Pengalaman tersebut menjadi salah satu pijakan perusahaan dalam membuka cabang di Madura.
Edy juga mengajak umat Islam untuk tidak menjadikan kekhawatiran mengenai kondisi Palestina sebagai alasan untuk menghindari kunjungan ke Masjidil Aqsa.
“Justru dengan kehadiran kita di sana, kita ikut melindungi Aqsa dari jajahan Zionis Israel,” pesannya.
Selain perjalanan umrah reguler dan program umrah plus Aqsa, cabang Satriani Wisata Madura juga melayani pemberangkatan haji bagi masyarakat.
Dengan pembukaan cabang perdana di Sumenep, Satriani Wisata berharap dapat memperluas akses masyarakat Madura terhadap layanan perjalanan ibadah sekaligus menghadirkan pilihan perjalanan religi dengan pendampingan yang profesional.